Abdullah Azwar Anas : IKN Memanggil ASN Bakal Dihujani Insentif

  • Whatsapp
Abdullah Azwar Anas
Source: Pinterest

AKTUALLIPUTAN6 – Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-Rebiro) mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar ada rumusan insentif bagi aparatur sipil negara (ASN) yang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Rumusan insentif tersebut nantinya akan dihitung berdasarkan kebutuhan dan kondisi ASN yang pindah.

Pemerintah telah membuat simulasi kepindahan ASN untuk Maret, Juli, dan Agustus 2024. Untuk tahap pertama, jumlah ASN yang pindah sebanyak 1.200 hingga 3.200 orang. Namun, jumlah tersebut nantinya tergantung pada selesainya pembangunan gedung-gedung pemerintahan di IKN.

Selain gedung pemerintahan, ada juga gedung untuk tempat tinggal ASN. Setelah gedung siap, nantinya akan dihitung insentif bagi ASN. Insentif tersebut dapat berupa uang, rumah, atau fasilitas lainnya.

“Insentif ini untuk membantu ASN yang pindah ke IKN. Karena, biaya hidup di IKN lebih mahal daripada di Jakarta,” kata Anas.

Selain insentif, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas (SMA) yang bertstandar nasional ataupun internasional. Hal ini untuk memudahkan ASN yang memiliki anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Berikut adalah beberapa insentif yang mungkin diberikan kepada ASN yang pindah ke IKN:

  • Uang saku
  • Rumah
  • Fasilitas pendidikan
  • Fasilitas kesehatan
  • Fasilitas transportasi
  • Fasilitas rekreasi

Pemerintah berharap insentif ini dapat menjadi daya tarik bagi ASN untuk pindah ke IKN. Sehingga, pembangunan IKN dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Insentif bagi ASN yang pindah ke IKN merupakan langkah yang tepat dari pemerintah. Hal ini untuk membantu ASN yang harus menghadapi berbagai tantangan, seperti biaya hidup yang lebih mahal dan jarak yang jauh dari keluarga.

Insentif yang diberikan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi ASN yang pindah. Sehingga, insentif tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh ASN.

Selain insentif, pemerintah juga harus menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh ASN dan keluarganya. Seperti sekolah, rumah sakit, dan tempat rekreasi. Hal ini untuk membuat ASN merasa nyaman dan betah tinggal di IKN.(MIS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *