Polres Konawe Berantas DBD dengan Fogging dan Sosialisasi Kesehatan di Mako Dan Perumahan Dinsos

  • Whatsapp
Polres Konawe Berantas DBD

Salah satu upaya Kepolisian Resor Konawe dalam memberantas atau mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah melakukan fogging atau pengasapan membunuh nyamuk, Selasa (13/02/2024). Menurut PS. Kasi Dokkes Polres Konawe Aipda Syafruddin, S.H, fogging dilakukan di Mako Polres Konawe dan perumahan Dinas Sosial Kabupaten Konawe, termasuk beberapa rumah warga. Penyemprotan perumahan Dinas Sosial ini dilakukan karena tempat tersebut digunakan sebagai penginapan personel Brimob Polda Sultra dalam pengamanan tahapan pemilihan umum Tahun 2024.

Sebelum penyemprotan, dilakukan pemberian bubuk Abate ke bak penampungan air untuk membunuh nyamuk dan jentik nyamuk penyebab DBD. Menurut Aipda Syafruddin, fogging adalah salah satu cara pencegahan DBD secara massal dengan penyemprotan obat nyamuk yang mampu menjangkau area lebih luas.

Klinik Endra Dharmalaksana Polres Konawe juga menggelar penyuluhan kesehatan secara umum kepada masyarakat. PS. Kasi Dokkes ini menjelaskan bahwa Polres Konawe telah memberikan pemahaman atau sosialisasi tentang pencegahan DBD kepada personel Polri dan masyarakat umum, termasuk pemberian obat-obatan serta melakukan pengawasan.

Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Polres Konawe juga telah memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada personel Polri dan masyarakat umum. Hal ini mencakup penyuluhan tentang cara pencegahan DBD, pemberian obat-obatan, serta pengawasan terhadap potensi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Menurut PS. Kasi Dokkes Polres Konawe Aipda Syafruddin, S.H, langkah-langkah pencegahan seperti fogging dan penyuluhan kesehatan dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian, instansi kesehatan, dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini.

Sementara itu, Klinik Endra Dharmalaksana Polres Konawe terus aktif dalam melaksanakan fogging di berbagai wilayah yang dianggap rentan terhadap penyebaran DBD. Fogging merupakan salah satu metode efektif untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit DBD.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi angka kasus DBD di Kabupaten Konawe dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan upaya pencegahan secara bersama-sama.

Selain itu, Klinik Endra Dharmalaksana Polres Konawe juga terus melaksanakan fogging di Mako Polres Konawe dan perumahan Dinas Sosial Kabupaten Konawe, serta menyasar beberapa rumah warga. Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang holistik dalam mengendalikan penyebaran DBD.

Menurut PS. Kasi Dokkes Polres Konawe Aipda Syafruddin, S.H, fogging merupakan salah satu cara yang efektif dalam mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit DBD. Sebelum melakukan penyemprotan, dilakukan pula pemberian bubuk Abate ke bak penampungan air untuk membunuh nyamuk dan jentik nyamuk penyebab DBD.

Mengenai tujuan dilaksanakannya fogging, Kasi Dokkes ini menjelaskan bahwa hal tersebut adalah salah satu cara pencegahan DBD secara massal dengan menyemprotkan obat nyamuk yang mampu menjangkau area yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penularan penyakit dan melindungi masyarakat dari ancaman DBD.

Dalam menjalankan tugas pencegahan ini, Polres Konawe juga telah melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada personel Polri maupun kepada masyarakat umum tentang cara-cara pencegahan DBD, termasuk pemberian obat-obatan dan melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat yang potensial sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk.

Kerjasama antara Polres Konawe, instansi kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan dalam memastikan keberhasilan upaya pencegahan penyakit DBD ini. Dengan kesadaran dan partisipasi semua pihak, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *